Home > Uncategorized > Berkenalan dengan Compound Interest

Berkenalan dengan Compound Interest

”Money can’t buy happiness, but it can buy a lot of cool stuff to distract you from noticing how unhappy you are.”

Pada bab sebelumnya, saya membahas soal “price vs T5″, value denqan haraoan aqarAnda bisa membelaniakan value dengan harapan agarAnda bisa membelanjakan uang Anda secara efektif sehingga Anda mendapatkan barang dengan harga murah (low price) tetapi nilai guna tinggi (high value).

Pada bab sebelumnya, saya juga sudah bercerita soal create vs consume. Harapannya adalah supaya Anda tergerak untuk menghasilkan sesuatu, tak melulu mengonsumsi sesuatu. Mengapa saya menulis soal price vs value dan create vs consume?

Rumus untuk membangun kekayaan (wealth building) sebenarnya sederhana, yaitu you must produce more income than you spend and invest the difference. Sederhana, mudah dipahami, namun tak semua orang bisa melakukannya.

Nah, dari pembahasan soal price vs value sebelumnya, saya berharap Anda bisa belajar untuk menurunkan belanja Anda (lower your spending). Sementara dari pembahasan soal create vs consume, saya berharap Anda bisa meningkatkan income Anda (increase your income). Tujuannya apa? Supaya selisihnya bisa Anda investasikan.

Mengapa kita harus berinvestasi?

Because you want to enjoy the best years of your life. Because you don’t want to need to worry about money anymore.

Karena Anda sudah bosen hidup susah. Iya kan?

Nah, sekarang izinkan saya untuk memperkenalkan kepada Anda kekuatan bunga-berbunga (the power of compounding interest).

Albert Einstein menyebut compound interest sebagai “the eight wonder of the world” atau keajaiban dunia yang ke-8.

Compound interest memungkinkan kita mendapatkan ks“ investasi yang cukup besar dengan modal awal yang latif tidak besar. Kalau selama ini Anda bekerja untuk Fhang (you work for money), maka kini saatnya uang yang afgekerja buat kita (money work for us).

Misalkan Anda punya Rp10 juta hari ini. Uang tersebut 1 akan diinvestasikan dengan bunga 15% per tahun, dalam ljangka waktu 1O tahun ke depan. Maka, bunga yang akan Anda peroleh seharusnya sebesar Rp10 juta dikali E 15% dikali 10 tahun atau sama dengan Rp15 juta. Bila ditambahkan dengan modal pokok, maka total uang Anda E akan menjadi Rp25juta.

Tapi nyatanya, hasil yang Anda peroleh akan lebih besar dari Rp25 juta karena ada sistem bunga-berbunga (compounding interest).

Jadi, pada tahun pertama, investasi Anda akan bertumbuh menjadi Rp11,5 juta. Tahun kedua, Anda akan mendapatkan 15% dari Rp11,5juta tersebut, atau sebesar Rp1,725 juta. Pada akhir tahun kedua total uang Anda akan menjadi sebesar Rp13,225 juta. Pada tahun ketiga, U Anda akan mendapatkan 15% lagi dari uang tersebut. Begitu seterusnya hingga akhir tahun ke-10. Nah, pada akhir tahun ke-1O nanti, modal Anda akan bertumbuh menjadi tak kurang dari Rp40 juta.

Di sini Anda bisa melihat ada perbedaan signifikan dengan bunga biasa dengan bunga-berbunga (compounding interest). Selisihnya cukup besar, yaitu Rp40juta dikurangi.

Categories: Uncategorized Tags:
December 4th, 2014