Home > Uncategorized > Pensiun Dini dalam Waktu 10 (atau Kurang) Tahun

Pensiun Dini dalam Waktu 10 (atau Kurang) Tahun

”You told me to look for sound investments, so I bought an expensive stereo.”

Menurut Anda, seberapa susah sih untuk bisa pensiun dalam waktu 1O tahun (atau bahkan 7 tahun) mendatang?

Jawabannya tidak terlalu susah.

Siapa pun bisa pensiun dini dalam waktu 10 tahun. Hal ini 100% nyata dan bisa dilakukan.

Asumsikan Anda punya penghasilan Rp4 juta per bulan, atau Rp48 juta per tahun.

Kalau Anda menabung 70% dari penghasilan Anda, atau Rp2,8 juta per buian, lalu Anda investasikan dalam reksadana dengan return 8% per tahun, maka Anda akan mendapatkan Rp515 juta pada akhir tahun ke-10. lya, benar, Anda hanya akan menyisakan Rp1,2 juta saja per bulannya, atau Rp14,4 juta per tahunnya untuk hidup. Apakah hal ini mungkin? Hidup hanya dengan Rp1,2 juta per bulan? lya, mungkin saja. Kenapa tidak?

Setelah tahun ke-10, Anda punya Rp515juta. Seandainya Rp515 juta itu didepositokan dengan bunga 3% saja per tahunnya, maka Anda akan punya Rp15,45 juta per tahun untuk dihabiskan semau Anda. Angka tersebut lebih tinggi dari Rp14,4juta yang sebelumnya biasa Anda belanjakan. Anda tidak perlu melakukan pekerjaan apa pun, cukup menikmati bunga deposito Rp15,45 juta tersebut.

Kalau Anda mau lebih agresif, coba saja Anda simulasikan dengan menginvestasikan 80% dari penghasilan Anda, atau Rp3,2 juta per bulan. Dengan hitungan ini, Anda bisa pensiun dini setelah tahun ke-7 karena Rp3,2 juta per bulan dengan return 8% akan menghasilkan Rp361 juta. Dengan bunga 3%, Anda akan mendapatkan Rp10,8 juta per tahun—lebih besar daripada yang Anda belanjakan sebelumnya Rp9,6 juta per tahun atau Rp800 ribu per bulan.

Mendengar ide ini, mungkin Anda akan menggelengkan kepala dan menertawakan saya. Bagaimana mungkin F hidup dengan hanya Rp1,2juta—atau bahkan Rp800 ribu per bulan—dengan biaya hidup yang makin lama makin membumbung tinggi seperti sekarang’? lni adalah ide I yang konyol. Mana mungkin hidup hanya dengan 20%—30% dari penghasilan kita?

Jawaban saya tetap sama: hal ini sangat mungkin untuk dilakukan. lni hanyalah soal pilihan hidup.

Banyak orang yang berkomitmen tinggi untuk bersikap frugal (hemat) dan memilih gaya hidup yang sederhana sebagai pilihan hidup mereka. Mereka tidak ingin menghabiskan waktu dan kehidupan mereka hanya untuk mencari uang. Mereka tidak ingin terbebani untuk mencari uang hanya untuk membiayai gaya hidup mereka sendiri yang berlebihan.

lni hanyalah soai nilai diri (personal values).

Ada orang yang memilih untuk hidup bersahaja, tinggal di pinggiran kota, makan dengan menu secukupnya, tidak menginginkan punya gadget terbaru, dan cukup memiliki kendaraan seken.

Sebaliknya, ada juga orang yang tak bisa hidup dengan gaya sederhana, harus tinggal di rumah mewah, makan dengan menu-menu mahal, selalu update dengan gadget terkini, dan punya kendaraan lux lebih dari satu.

Categories: Uncategorized Tags:
December 4th, 2014