Home > Uncategorized > Salah Kaprah Investasi

Salah Kaprah Investasi

Sebelum kita mencoba masuk kepada pembahasan yang lebih teknis dan detail, ada beberapa hal yang ingin saya luruskan terkait dengan investasi.

Konon, katanya investasi adalah kegiatan yang hanya boleh dilakukan oleh orang-orang kaya saja. Ini adalah ungkapan yang sangat sering kita jumpai. Banyak orang dengan Rp25juta, atau sebesar Rp15juta.

llustrasi di atas menunjukkan bahwa makin dini Anda berinvestasi, maka makin banyak waktu yang dimiliki sehingga compound interest bekerja lebih keras buat Anda. Makintinggiuangyang diinvestasikan, maka makin besar pula hasil akhir yang akan Anda dapatkan kelak.

Jadi, mulai hari initetapkan dalam hati dan pikiran Anda: increase your income, lower your spending, invest the rest.

Start as soon as possible and let the money work for you.  The economy bounced back today, ricocheted off a wall of the stock Exchange, careened into the road, and caused a 20-car pileup. Investors remain cautious.”

Kedua : Ada lnvesiasi yang memberl hasil tinggi  tapi tanpa resiko

Hukum investasi itu sederhana: Return selalu berbanding lurus dengan risiko. Kalau Anda ingin mendapatkan hasil investasi yang tinggi, maka Anda harus berinvestasi pada instrumen yang punya potensi risiko yang tinggi pula.

Juga, jangan menjadi orang yang naif—hanya menginginkan return yang tinggi tapi tak mau menanggung potensi kerugiannya. High risk, high return. Low risk, low I return. Gampang kan?

Ketiga : Deposito adalah investasi

Tidak semua hal/aktivitas bisa disebut investasi. Sebagai contoh deposito. Banyak orang yang masih menganggap deposito sebagai instrumen investasi. Tapi, apa benar demikian? Return yang ditawarkan oleh bunga deposito saat ini masih di bawah tingkat inflasi. Belum lagi masih kena potongan pajak. Apa benar deposito masih layak disebut investasi?

Justru itu. Investasi adalah kendaraan yang bisa mengubah nasib Anda. Investasi bisa dilakukan oleh siapa pun juga, tak peduli berapa tingkat kekayaan yang dimilikinya. Memang benar, ada instrumen investasi tertentu yang hanya bisa diakses oleh orang-orang kaya, namun tak sedikit pula instrumen investasi yang bisa dipilih oleh kitakita yang mungkin cuma punya seratus-dua ratus ribu saja untuk diinvestasikan.

lngat kembali definisi investasi yang pernah saya tulis pada email sebelumnya. lnti ‘dari investasi adalah pengorbanan di masa kini untuk mendapatkan hasil yang lebih di masa depan. Deposito mungkin memang “mengorbankan” konsumsi kita di saat sekarang, tapi apakah benar dengan menanam deposito kita akan mendapatkan hasil yang lebih di masa depan?

Masih merasa deposito adalah instrumen investasi yang blsa memberikan return lumayan?

Mohon renungkan sejenak beberapa salah kaprah yang lazim kita jumpai seperti yang sudah ditulis di atas. Berikutnya, kita akan membahas soal diversifikasi investasi dan mengulas detail satu per satu instrumen investasi di dalamnya.

Categories: Uncategorized Tags:
December 5th, 2014