Home > Uncategorized > Sumber Dari Segala Sumher Masalah (Part II)

Sumber Dari Segala Sumher Masalah (Part II)

4) Mencari kenikmatan sesaat. lstilah kerennya instant gratification. Misalnya, “mumpung lagi ada diskon,” atau “mumpung kita lagi di Singapore, sekalian aja belanja,” atau “kapan lagi ada kesempatan ngeborong kayak gini?” Terdengar familier buat Anda?

5) Suka menunda. lstilah kerennya procrastination. Ya, manusia memang makhluk yang aneh. Kalau untuk keperluan konsumsi (hura-hura), cenderung ingin segera mendapatkan apa yang dia inginkan. Namun untuk keperluan investasi (produktif), justru kalau bisa ditunda-tunda.

6) Simbol keterikatan. Kita melihat suatu barang memiliki keterikatan simbolik (attachment/entitlement) terhadap pemiliknya. Misal, memiliki mobil MercedesBenz dianggap sebagai simbol kesuksesan. Punya arloji Rolex diibaratkan pemiliknya adalah pribadi yang matang dan mapan. Membawa iPad ke mana-mana menunjukkan bahwa pemiliknya fancy dan up-to-date. Tentu saja, faktanya tidaklah selalu demikian.

7) Tidak memiliki rencana. Barangkali inilah yang paling parah. Kita tidak pernah menghitung (boro-boro merencanakan) penghasilan (earning) dan belanja (spending) kita. Kita tidak punya anggaran (budget), tidak mencatat pengeluaran, tidak memiliki strategi untuk meningkatkan penghasilan, dan belum menyusun rencana investasi. Jadi, seperti yang sudah disinggung sebelumnya, sumber dari segala sumber masalah adalah diri kita sendiri, sikap mental kita sendiri, dan kebiasaan kita sendiri.

5) mencari kambing hitam. Jangan menimpakan kesalahan pada orang Iain. Sebaliknya, mari kita lakukan introspeksi dan buat perubahan dari diri kita sendiri.

Categories: Uncategorized Tags:
December 4th, 2014